Salesforce Agentforce World Tour Jakarta 2026: Menjadi Agentic Enterprise

Salesforce Indonesia belum lama ini menyelenggarakan Agentforce World Tour di Jakarta. Setelah sebelumnya menyelenggarakan ajang serupa, Salesforce Agentforce World Tour Jakarta 2026 kembali memaparkan perihal Agentforce. Merupakan sekumpulan autonomous AI (artificial intelligence) agent, Salesforce kali ini memaparkan bagaimana Agentforce bisa membantu perusahaan-perusahaan di Indonesia menjadi agentic enterprise—para karyawan manusia dan agen AI bekerja sama—yang diklaim meningkatkan produktivitas dus bisnis.

Agentic enterprise atau perusahaan yang bergerak berbasis agent AI … adalah evolusi terbaru dari digital transformation, di mana AI tidak hanya bergerak sebagai asisten saja, tapi bergerak secara autonomous menjadi seorang agen untuk melakukan action. Mereka tidak hanya menunggu perintah, tapi bisa melakukan hal-hal yang bersifat proaktif sesuai dengan SOP tiap-tiap organisasi yang kita pimpin,” jelas Andreas Diantoro (Presiden Direktur Salesforce Indonesia).

“Di dalam agentic enterprise, AI tidak hanya menjawab pertanyaan saja, tapi mampu merencanakan, mengambil keputusan, dengan menggunakan alat atau software lain, dan menyelesaikan alur kerja yang komplek secara mandiri demi mencapai tujuan bisnis,” lanjut Andreas.

Salesforce pertama kali mengungkapkan Agentforce secara resmi ke dunia pada September 2024 silam. Salesforce Agentforce, seperti yang telah disebutkan, adalah sekumpulan autonomous AI agent. Namun, Salesforce Agentforce bukan sekadar menawarkan sejumlah autonomous AI agent siap pakai, melainkan juga membolehkan suatu perusahaan maupun organisasi lain membangun aneka autonomous AI agent-nya sendiri dengan mudah. Seperti yang dituliskan di sini, Salesforce menilai pemakaian AI ala copilot kurang efektif dan meyakini Agentforce adalah bagaimana seharusnya AI dipakai membantu para perusahaan.

Sebagai sekumpulan autonomous AI agent, Salesforce menyatakan Agentforce bisa mengambil data yang tepat sesuai kebutuhan setiap tugas, membangun rencana-rencana aksi untuk masing-masing tugas, mengevaluasi rencana-rencana tersebut, melakukan penyempurnaan bila perlu, dan mengeksekusi mereka secara otonom tanpa intervensi manusia sesuai tujuan-tujuan yang diinginkan. Salesforce Agentforce bisa pula belajar dari hasil-hasil eksekusi dan melakukan adaptasi dus menjadi lebih baik. Salesforce Agentforce adalah agentic AI.

Bisa dikatakan, agen-agen dari Salesforce Agentforce merupakan tenaga kerja digital. Dengannya, para perusahaan maupun organisasi lain bisa meningkatkan kinerja, seperti efisiensi dan produktivitas. Salesforce Agentforce misalnya bisa mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang berulang dan membosankan dengan lebih mumpuni, serta sejalan dengan itu, membebaskan tenaga kerja manusia mengerjakan berbagai pekerjaan lain yang lebih bernilai.

Arsitektur agentic enterprise Salesforce.
Arsitektur agentic enterprise Salesforce dengan keempat sistemnya.

Kolaborasi antara para autonomous AI agent dengan tenaga kerja manusia yang meningkatkan efisiensi dan produktivitas bisa dibilang sebagai esensi dari agentic enterprise. Salesforce menyebutkan agentic enterprise sebagai suatu bisnis tempat tenaga kerja manunia dan agen-agen AI bekerja bersama dalam sebuah ekosistem yang bersifat kolaborasi dan tanpa hambatan. Dengannya, Salesforce percaya tenaga kerja manusia dan agen-agen AI bisa mencapai sebuah level produktivitas dan kreativitas yang tidak bisa dicapai bila keduanya bekerja sendiri-sendiri.

Empat Sistem untuk Agentic Enterprise

Namun, Salesforce menegaskan untuk implementasi AI yang berhasil, termasuk menjadikan suatu perusahaan menjadi agentic enterprise, tidak cukup dengan memanfaatkan model-model AI saja. Salesforce pun mencontohkan studi MIT yang beberapa waktu lalu menarik banyak perhatian. Pasalnya, studi tersebut menyebutkan 95% AI pilot gagal mencapai hasil yang diinginkan. Khusus agentic enterprise, Salesforce percaya diperlukan empat sistem.

Salesforce menyebut keempat sistem yang dimaksud sebagai arsitektur agentic enterprise-nya; arsitektur agentic enterprise Salesforce. Keempat sistem pada arsitektur agentic enterprise Salesforce bersangkutan adalah system of context, system of work, system of agency, dan system of engagement. Agen-agen Salesforce Agentforce adalah salah satu dari sistem ini, tepatnya system of agency.

System of context maksudnya adalah sistem yang memberikan konteks pada suatu perusahaan. Sistem ini terhubung dengan berbagai data yang terdapat pada sebuah perusahaan. System of context memberdayakan ketiga sistem lain. Salesforce mengedepankan Data 360 pada system of context. Salesforce Data 360 merupakan evolusi dari Salesforce Data Cloud. Salesforce mengungkapkan Data 360 tahun lalu dengan menambahkan sejumlah hal baru.

Salesforce menjelaskan Data Cloud sebagai sebuah platform data yang menyatukan seluruh data suatu perusahaan—data yang tak jarang terpisah-pisah tempat penyimpanannya—ke Salesforce Platform. Salesforce Data Cloud dan kini Salesforce Data 360 membolehkan para tim di perusahaan tersebut untuk mendapatkan pandangan menyeluruh, pandangan 360°, dari suatu konsumen sehingga bisa mendorong otomatisasi dan analisis, personalisasi keterlibatan, dan pemberdayaan AI tepercaya—AI yang mumpuni memerlukan data yang mumpuni.

System of work adalah sistem tempat para karyawan suatu perusahaan bekerja. Pada masa modern ini, tempat para karyawan bekerja adalah berbagai aplikasi. Dengan kata lain, system of work adalah aneka aplikasi yang digunakan para karyawan suatu perusahaan untuk bekerja. Pada system of work, Salesforce menawarkan berbagai aplikasi yang telah dibangun dan ditawarkan selama ini.

Salesforce pun menyebutkan aneka aplikasi yang ditawarkan pada system of work merupakan sekumpulan aplikasi yang menyimpan seluruh pengetahuan akan bisnis suatu perusahaan seperti bagaimana bisnis beroperasi. Aplikasi-aplikasi tersebut juga diklaim terintegrasi secara mendalam yang memberikan pandangan menyeluruh, pandangan 360°, para pelanggan suatu perusahaan di seluruh titik kontak dan interaksi. Salesforce menyebut kumpulan aplikasi bersangkutan dengan Customer 360.