InterSystems resmi membuka kantor di Indonesia pada 26 Mei 2026. Berlokasi di Jakarta, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi InterSystems untuk memperkuat kehadiran di tanah air. Disampaikan melalui rilis, kantor baru ini pun diklaim menengaskan komitmen InterSystems terhadap pasar dengan pertumbuhan strategis di kawasan Asia Tenggara.
Dengan kantor lokal, InterSystems bisa mempererat keterlibatan dengan pelanggan, mitra bisnis, serta pemangku kepentingan pemerintah di Indonesia untuk menjawab kebutuhan yang terus berkembang di bidang platform data, interoperabilitas, dan infrastruktur digital nasional. InterSystems menyebut kantor lokal memungkinkan dukungan keahlian yang lebih dekat sekaligus mempercepat proses implementasi solusi teknologi.
Menjelaskan dirinya sebagai perusahaan penyedia teknologi data kreatif yang berfokus pada penyelesaian tantangan skalabilitas, interoperabilitas, dan kecepatan para pelanggan; InterSystems selama ini telah beroperasi di Indonesia melalui mitra dan menawarkan antara lain InterSystems IRIS—platform data cloud-first—dan InterSystems IntelliCare—sistem informasi kesehatan terpadu. Kedua produk tersebut telah digunakan oleh organisasi pada sektor layanan keuangan, logistik, dan kesehatan di tanah air.
“Indonesia sedang berada di titik balik di mana berbagai organisasi mulai berupaya mengubah volume data yang terus meningkat menjadi wawasan yang dapat ditindaklanjuti. Ada kebutuhan yang terus tumbuh akan platform data yang andal, interoperable, dan real-time guna mendorong inovasi dalam skala besar,” sebut Luciano Brustia (Regional Managing Director, Asia Pacific, InterSystems).
“Pembukaan kantor Jakarta kami mencerminkan komitmen jangka panjang kami terhadap Indonesia, dan memungkinkan kami bekerja lebih dekat bersama pelanggan dan mitra untuk membantu mewujudkan ambisi mereka menjadi hasil yang nyata,” sambungnya.
Keputusan pembukaan kantor ini sejalan dengan perkembangan ekonomi digital Indonesia yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan pertumbuhan kuat di bidang cloud, platform data, dan AI (artificial intelligence). Organisasi di sejumlah industri kini menghadapi tantangan serupa, yakni mengintegrasikan sistem yang sebelumnya berjalan secara terpisah, memperoleh wawasan secara real-time, serta meningkatkan ketahanan operasional melalui pendekatan berbasis data.
Melalui kantor barunya, InterSystems menyatakan akan fokus pada tiga prioritas utama. Ketiga prioritas tersebut adalah memperkuat layanan kepada pelanggan yang sudah ada; menjalin kerja sama lebih kuat dengan mitra di sektor layanan keuangan, rantai pasok, dan kesehatan; serta mendukung agenda nasional di bidang integrasi data, interoperabilitas, dan ketahanan digital.
