Terus Berinovasi, Datadog Makin Bisa Bantu Para Perusahaan Kelola AI

Datadog menjelaskan Bits AI sebagai agentic AI Datadog yang ditujukan untuk mengotomatiskan alur-alur kerja pengembangan, keamanan siber, dan operasi dari sistem. Datadog Bits AI bisa memudahkan para perusahaan yang menggunakan Datadog dalam hal-hal seperti perbaikan kode, triase keamanan siber, dan investigasi peringatan. Para perusahaan bisa berbincang dan berkolaborasi dengan Bits AI secara real-time maupun mendelegasikan berbagai tugas secara penuh.

Terdapat sejumlah fitur baru Bits AI yang diungkapkan Datadog pada DASH 2026 dan tiga di antaranya adalah Bits Detection, Bits Remediation, dan Bits Database Optimization. Datadog menjelaskan Bits Detection adalah untuk memantau aneka degradasi secara otonom pada sistem, Bits Remediation adalah untuk memperbaiki berbagai masalah pada sistem, dan Bits Database Optimization adalah untuk mencari aneka bottleneck dan meningkatkan kinerja basis-basis data pada sistem.

Bits Chat.
Bits Chat. (Dok. Datadog)

Bila suatu perusahaan mengalami masalah pada aplikasi mobile-nya—di belakangnya ada sistem yang kompleks, seperti para pengguna yang memanfaatkan aplikasi ini tidak bisa melakukan transaksi maupun transfer, perusahaan tersebut bisa menggunakan Datadog Bits AI dengan fitur-fitur barunya untuk menemukan penyebab masalah yang dimaksud dan mengatasinya secara cepat. Datadog Bits AI memudahkan dan mempercepat deteksi, investigasi, dan remediasi. Tentunya perusahaan bersangkutan harus menggunakan Datadog untuk bisa memanfatkan Datadog Bits AI.

Selain itu, Datadog mengedepankan pula Bits Chat. Datadog Bits Chat merupakan conversational AI assistant yang datanya adalah data Datadog dari suatu perusahaan yang menggunakan Datadog. Dengan Datadog Bits Chat, suatu perusahan antara lain bisa menanyakan mengenai aneka metrik, log, trace, dan monitor untuk memudahkan dan mempercepat pencarian dan eksplorasi data Datadog; maupun membangun berbagai dasbor, notebook, dan investigasi dari perbincangan untuk meningkatkan kolaborasi.

Sementara itu, pemantauan beban-beban kerja AI, Datadog mengedepankan Patterns in Agent Observability. Patterns in Datadog Agent Observability membolehkan para perusahaan untuk melihat pola beban-beban kerja AI, pola penggunaan aplikasi-aplikasi yang ditenagai AI. Secara khusus, fitur ini membolehkan para perusahaan untuk melihat apa saja yang para karyawan coba lakukan dengan aplikasi-aplikasi yang ditenagai AI yang sebenarnya bukan yang dirancang untuk dilakukan dengan aplikasi-aplikasi bersangkutan, serta perilaku apa saja yang telah berubah secara signifikan seiring waktu.

Adapun pemantauan penggunaan-penggunaan agen AI, Datadog mengedepankan Agent Console. Datadog Agent Console memberikan para perusahaan suatu tampilan terpadu akan aktivitas agen-agen AI untuk pengodean, termasuk agen-agen Datadog Bits AI, yang dilengkapi dengan analitis pengadopsian dan sejumlah metrik lain. Datadog Agent Console bisa membantu suatu perusahaan menemukan model-model AI yang lebih efisien untuk model penggunaan perusahaan tersebut.

Datadog pun menengaskan mengalokasikan porsi yang relatif besar dari pendapatan untuk penelitian dan pengembangan. Hal ini menenagai Datadog untuk terus berinovasi. Datadog mengeklaim alokasi yang relatif besar untuk penelitian dan pengembangan serta terus berinovasi tersebut sebagai yang membedakan Datadog dengan vendor-vendor lain yang menawarkan observabilitas maupun keamanan siber.

“Jadi, Datadog secara konsisten sejak 10 tahun terakhir, itu menghabiskan lebih dari 30% revenue kami ke research and development. Total, kita menghabiskan lebih dari 1 billion dollars per tahun untuk kita punya R & D money … yang membedakan kita dengan banyak sekali SaaS provider, baik itu dari sisi observability atau security yang lain, adalah kita terus berinovasi dan kami sangat agresif dalam R & D-nya kami,” pungkas Karina.