Terus Berinovasi, Datadog Makin Bisa Bantu Para Perusahaan Kelola AI

IOH menyebutkan Datadog membolehkan IOH mengonsolidasikan telemetri dari jaringan, infrastruktur, aplikasi, dan keamanan siber ke dalam satu platform—Datadog—sehingga bisa memberikan sebuah single pane of glass yang real-time. IOH mengungkapkan, hanya dalam hitungan bulan, penggunaan Datadog sudah memberikan berbagai manfaat. Dengan Datadog, IOH mengeklaim mendapatkan manfaat seperti triase dan resolusi yang lebih cepat 75%, alert noise yang berkurang 40%, dan deteksi yang lebih cepat tiga kali. Dengan Datadog, IOH pun mengeklaim mendapatkan uptime 99,95% tanpa menyebutkan nilai sebelumnya.

Triase dan resolusi yang lebih cepat 75% adalah dari deteksi ke resolusi pada masalah-masalah pengembangan peranti lunak. Alert noise yang berkurang 40% adalah berkat pengurangan aneka peringatan sistem yang bernilai rendah. Deteksi yang lebih cepat tiga kali adalah untuk masalah-masalah pada sistem yang memengaruhi para konsumen. Sementara itu, uptime 99,95% adalah pada berbagai layanan core digital dan jaringan pada sistem.

“Dari sistem yang banyak, misalnya kayak AI, itu bisa ratusan sistem ada di dalamnya. Ratusan microservices gitu. Satu microservices mungkin ada, infrastructure-nya bisa sepuluh, bisa tiga puluh, gitu ya, pods-nya. Nah, itu kan kita nggak tahu tuh, misalnya setengah pods-nya mati, kok lambat, gitu ya. Kalau mati total, mungkin gampang dilihatnya, oh mati, udah ketemu, gitu ya, tapi begitu dia slowness, itu kan, itu yang, yang, yang ini, yang, yang susah kita untuk cari gitu, dan biasanya itu yang membutuhkan energi dalam komunikasi,” ungkap I Gusti Bagus Suardika Yasa (Vice President, Head of Software Development Engineering, Indosat Ooredoo Hutchison).

“Jadi kita, exactly kita tahu, oh, ada slowness di sini karena kita dikasih tahu tuh sama di Datadog kita lihat P95-nya berapa, gitu ya, average response time-nya satu sistem itu berapa, sehingga kita tahu, oh, dia agak lama di situ. Berarti, either ini capacity-nya tadi kan, sebenarnya nggak bisa nambahin capacity, tapi membuat kita untuk better plan. Jadi capacity-nya sebenarnya kurang … udah kita tambahin,” lanjutnya.

Bits Detection.
Bits Detection. (Dok. Datadog)

Perihal AI, IOH pun mengeklaim memiliki AI North Star. IOH mengatakan terdapat tiga pilar dari AI North Star yang dimaksud, yakni AI Native Telco, AI TechCo, dan AI Nation Shapper. AI Native Telco merujuk pada menanamkan AI pada fungsi-fungsi inti IOH. AI TechCo maksudnya memanfaatkan AI untuk membuat lini-lini bisnis IOH baru, lini-lini bisnis AI. Adapun AI Nation Shapper merujuk pada IOH mengembangkan aneka kemampuan AI Indonesia.

Pada AI Nation Shapper, salah satu yang dikembangkan IOH adalah aplikasi Sahabat-AI yang diluncurkan di tanah air pada Februari 2026 lalu. Aplikasi Sahabat-AI memudahkan akses ke Sahabat-AI yang merupakan platform AI khas Indonesia. IOH mengatakan IOH menggunakan Datadog untuk aplikasi Sahabat-AI yang membuatnya bisa berjalan dengan baik.

Sahabat-AI sendiri, saat tahap pertama pengembangan Sahabat-AI dulu, dijelaskan sebagai sebuah ekosistem LLM (large language model) open source yang secara khusus dirancang dalam Bahasa Indonesia serta berbagai bahasa daerah. Namun, bukan hanya itu, Sahabat-AI juga diklaim mengakar pada budaya dan konteks Indonesia, serta ringan dan datanya disimpan di tanah air. Sahabat-AI pun ditegaskan sebagai tonggak penting dalam memperkuat kedaulatan digital Indonesia, melestarikan kekayaan bahasa dan warisan budaya Indonesia, serta membuka peluang baru untuk pertumbuhan sosial ekonomi tanah air.

Terus Berinovasi

Terus berinovasi, Datadog menyebutkan telah menyelenggarakan DASH 2026 pada 9–10 Juni 2026 di kota New York, Amerika Serikat dan mengungkapkan aneka inovasi mutakhirnya di sana. Merupakan konferensi tahunan pengguna Datadog, Datadog DASH 2026 adalah edisi ke-9 dan mengedepankan antara lain inovasi-inovasi AI Datadog. Pada DASH 2026, Datadog mengungkapkan sejumlah fitur baru dari Bits AI serta sejumlah fitur baru untuk pemantauan beban-beban kerja AI dan penggunaan-penggunaan agen AI.

“Jadi, fokusnya adalah AI gitu ya. Gimana Datadog embed solusi AI ini untuk bantu customer kita atau bisnis-bisnis yang ada di Indonesia dari sisi observability dan juga security gitu ya, dan juga ketika customer kita itu memang mempunyai aplikasi-aplikasi yang di-develop dan menggunakan AI di belakangnya, gimana kita bisa bantu dari segi security-nya juga dan visibility ke arah sana,” ujar Shoffa Al Arofat (Senior Enterprise Solutions Engineer – Indonesia, Datadog).