BDx dan PLN Tandatangani Komitmen Pasokan Listrik 1,2 GW untuk Pusat Data

BDx Data Centers dan PLN menandatangani komitmen pasokan listrik untuk pusat data BDx di Indonesia. Dengannya, PLN berkomitmen untuk memasok listrik ke tiga pusat data BDx di tanah air dengan daya total sekitar 1,2 GW. Penandatanganan dilakukan di Jakarta pada awal Juni 2026 dan disampaikan melalui rilis. BDx Indonesia mengeklaim komitmen pasokan listrik ini merupakan yang terbesar yang pernah diperoleh operator pusat data di Indonesia.

Ketiga pusat data BDx yang dimaksud adalah CGK3A, CGK4, dan CGK5. Besaran komitmen pasokan listrik masing-masing adalah hingga sekitar 60 MVA, sebesar 788 MVA, dan hingga 385 MVA. Pusat data CGK3A terletak di Cilandak, Jakarta Selatan; CGK4 di Jatiluhur, Jawa Barat; serta CGK5 di Suryacipta, Jawa Barat.

BDx menyebutkan komitmen pasokan listrik sekitar 1,2 GW tersebut memperkuat posisi kepemimpinan BDx dalam mendukung pembangunan infrastruktur AI (artificial intelligence), cloud, dan ekonomi digital nasional. Hal ini juga mempererat kemitraan strategis jangka panjang antara BDx dan PLN. Upacara penandatanganan sendiri dihadiri jajaran pemimpin senior dari PLN dan BDx.

“Pasokan listrik yang andal dan scalable merupakan fondasi utama bagi pengembangan AI dan digital infrastruktur di Indonesia. Profesionalisme dan dukungan operasional PLN berperan penting dalam mendukung perluasan kapasitas kami di Jakarta dan Jawa Barat. Melalui kolaborasi ini, kami dapat membangun infrastruktur yang tangguh dan siap mendukung kebutuhan AI, sekaligus memenuhi permintaan jangka panjang dari perusahaan, hyperscaler, dan beban kerja digital yang berdaulat,” ujar Agus Hartono Wijaya (CEO BDx Indonesia).

“PLN selalu berkomitmen untuk mendukung industri digital strategis, dengan menyediakan infrastruktur listrik yang andal dan dapat terus dikembangkan. Kolaborasi kami dengan BDx mencerminkan peran PLN dalam mendorong pertumbuhan AI dan ekonomi digital Indonesia secara tangguh dan berkelanjutan,” sebut Adi Priyanto (Direktur Retail & Niaga, PLN).

BDx pun menegaskan CGK4 merupakan kampus dengan kapasitas hingga 650 MW yang telah mendapatkan sertifikasi NVIDIA DGX-Ready dan mendukung penggunaan GPU kelas H100 untuk pelatihan AI. CGK3 menghadirkan kemampuan komputasi berdensitas tinggi dengan teknologi liquid cooling, dirancang untuk mendukung platform AI generasi berikutnya seperti NVIDIA GB200. Adapun CGK5 memiliki kapasitas 300 MW.

“Pertumbuhan permintaan terhadap layanan AI dan digital di Indonesia membutuhkan kolaborasi yang kuat antara penyedia infrastruktur digital dan ekosistem energi nasional,” kata Martindar Jalu Respati (Senior Manager Niaga & Manajemen Pelanggan, PLN UID Jawa Barat). “PLN bangga dapat mendukung pengembangan infrastruktur digital berskala besar dan andal, sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia sebagai pusat teknologi regional dan AI.”