Palo Alto Networks Ungkap Produk-Produk Baru: Tingkatkan Keamanan Siber AI

Palo Alto Networks belum lama ini mengungkapkan sejumlah produk barunya secara daring, teknologi-teknologi baru yang diklaim bisa meningkatkan keamanan siber para perusahaan, termasuk di Indonesia, pada masa transisi menuju era AI (artificial intelligence) dan komputasi kuantum—masa yang diyakininya sedang terjadi. Palo Alto Networks menegaskan produk-produk baru tesebut memiliki aneka kapabilitas yang bisa membantu para perusahaan mengamankan AI yang dipakai dan mempersiapkan diri menghadapi era pascakuantum.

Terdapat empat produk yang dikemukakan Palo Alto Networks melalui Erik Papir (Senior Director for ASEAN Technical Solutions at Palo Alto Networks). Keempat produk Palo Alto Networks yang dimaksud adalah Prisma Browser, Prisma Browser for Business, Prisma AIRS 3.0, dan Next-Generation Trust Security.

Prisma Browser

Seperti namanya, Prisma Browser adalah peramban (browser). Palo Alto Networks mengeklaim menghadirkan evolusi besar Prisma Browser yang membuatnya menjadi peramban paling aman di industri yang dirancang untuk era agentic AI. Palo Alto Networks menegaskan sebuah Prisma Browser mengubah web menjadi suatu ruang kerja berbasis AI yang aman.

Palo Alto Networks menjelaskan para peramban telah menjadi mesin utama dalam pekerjaan. Para pekerja modern menghabiskan 85% waktu kerja mereka di dalam aneka peramban. Apalagi sekarang peran peramban bukan lagi sekadar jendela ke web, melainkan menjadi pusat utama interaksi agentic AI. Sayangnya, hal ini tidak hanya menghadirkan efisiensi, tetapi juga menghadirkan kelas risiko baru yang kompleks dan khas bagi AI otonom, seperti agen AI bayangan (shadow AI agent), serangan prompt injection, dan pembajakan agen AI.

Prisma Browser diklaim membuka jalan bagi era kerja baru ini dengan menghadirkan kemampuan agentic AI yang dikombinasikan dengan fondasi keamanan siber untuk melindungi alur-alur kerja otonom tersebut. Dengannya, Palo Alto Networks meyakini para pengguna bisa membuka tingkat produktivitas baru dengan agentic AI tanpa mengorbankan keamanan siber.

Palo Alto Networks menyebutkan Prisma Browser memungkinkan agentic AI yang aman bagi para perusahaan dengan:

  • Menenagai ruang-ruang kerja agentic. Memungkinkan para perusahaan memanfaatkan LLM pilihan mereka di berbagai model dan platform yang membolehkan para karyawan menggunakan alat-alat AI paling efektif untuk setiap kebutuhan.
  • Mengamankan interaksi-iteraksi AI. Secara otomatis mendeteksi aktivitas-aktivitas AI para karyawan yang menjadi pengguna dan menerapkan batasan berbasis konteks untuk memastikan agen-agen AI tetap berada dalam cakupan yang semestinya, dengan demikian bisa mencegah kebocoran data sensitif.
  • Mencegah pembajakan agen-agen AI. Mengidentifikasi dan memblokir aneka serangan prompt injection—termasuk instruksi berbahaya yang tersembunyi di dalam situs-situs web yang dirancang untuk membajak agen-agen AI—sehingga alur-alur kerja otomatis tetap berjalan dengan aman dan agen-agen AI tidak disalahgunakan.
  • Mendukung berbagai kepatuhan global. Menyediakan pemisahan secara real-time antara tindakan-tindakan manusia dan tugas-tugas AI otomatis sehingga memastikan akuntabilitas penuh dan membolehkan kepatuhan terhadap regulasi-regulasi AI global yang terus berkembang.

Prisma Browser sendiri merupakan bagian dari Prisma SASE. Evolusi besar pada Prisma Browser pun disebutkan hanya salah satu dari sejumlah inovasi pada Prisma SASE. Namun, evolusi tersebut adalah yang paling dikedepankan. Palo Alto Networks mengatakan pula Prisma SASE terkini memperluas kapabilitasnya dengan membolehkan operasi-operasi otonom, mengamankan data dari ujung ke ujung, serta memberikan kepastian terhadap kelancaran operasional para bisnis.

Prisma Browser for Business

Palo Alto Networks mengungkapkan Prisma Browser for Business sebagai Prisma Browser yang ditujukan khusus untuk para UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah). Perusahaan-perusahaan besar dengan tim-tim TI-nya lebih sesuai menggunakan Prisma Browser dibandingkan Prisma Browser for Business. Palo Alto Networks menyebutkan produk baru ini sebagai ruang kerja (workspace) paling aman untuk para UMKM.

Mengutip studi Okta, Palo Alto Networks mengutarakan suatu UMKM masa kini bergantung secara rata-rata pada 36 aplikasi yang berjalan di peramban dan menyelesaikan kebanyakan pekerjaannya di sana. Namun, Palo Alto Networks mengingatkan studinya dengan Omdia yang menemukan 95% perusahaan mengalami insiden keamanan siber yang berasal dari peramban. Belum lagi adopsi AI oleh berbagai karyawan yang meningkat pesat. Palo Alto Networks menegaskan Prisma Browser for Business bisa menjawab tantangan tersebut.

Erik Papir (Senior Director for ASEAN Technical Solutions at Palo Alto Networks).
Erik Papir (Senior Director for ASEAN Technical Solutions at Palo Alto Networks) memaparkan secara daring empat produk baru Palo Alto Networks yang bisa meningkatkan keamanan siber AI.