Sennheiser Spectera
Merupakan ekosistem, komponen yang menjadi pusat dari Sennheiser Spectera adalah Base Station. Sennheiser Spectera Base Station hadir dengan form factor 1U dan membolehkan hingga dua kanal frekuensi radio wideband independen dengan bandwidth per kanal sebesar 6 MHz atau 8 MHz. Sennheiser Spectera Base Station mendukung hingga 64 link audio—64 kanal audio (bukan kanal frekuensi radio), terdiri dari hingga 32 link audio untuk masukan dan hingga 32 link audio untuk keluaran. Di Indonesia, Sennheiser Spectera Base Station beroperasi pada UHF (ultra high grequency), tepatnya 487–608 MHz dan 630–694 MHz.
Sebagai transmitter, Sennheiser Spectera Base Station mendukung daya frekuensi radio total hingga 100 mW. Di Indonesia, untuk suatu perangkat yang beroperasi pada 487–694 MHz, ERP (effective radiated power) maksimum sesuai regulasi adalah 30 mW. Adapun antena, Sennheiser Spectera Base Station memiliki empat porta RJ45 untuk antena. Seperti telah disebutkan, Sennheiser Spectera Base Station merupakan transceiver—mendukung pengiriman dan penerimaan. Sebuah antena pada Sennheiser Spectera Base Station adalah untuk mengirim dan menerima secara sekaligus.
Seperti telah disebutkan pula, Sennheiser Spectera mengurangi kompleksitas. Hal ini antara lain berkat dukungan hingga 64 link audio yang membolehkan dukungan hingga 32 mikrofon dan hingga 32 headphone seperti IEM (in-ear monitor). Sebuah Sennheiser Spectera Base Station bisa mendukung lebih banyak perangkat dibandingkan sebuah komponen serupa pada ekosistem audio profesional nirkabel digital lain pada umumnya. Sebuah Sennheiser EW-DX EM 4 DANTE yang merupakan receiver misalnya mendukung hanya hingga 4 kanal audio.

Bila membutuhkan dukungan untuk 12 mikrofon, suatu entitas bisa menggunakan satu Sennheiser Spectera Base Station maupun menggunakan tiga Sennheiser EW-DX EM 4 DANTE. Menggunakan satu alat alih-alih tiga alat sewajarnya bisa menekan kompleksitas. Belum lagi Sennheiser EW-DX EM 4 DANTE tidak mendukung pengiriman—bukan transceiver—sehingga entitas tersebut perlu menambahkan komponen transmitter ke ekosistem untuk mendukung headphone.
Salah satu komponen lain pada Sennheiser Spectera adalah Sennheiser Spectera SEK. Sennheiser Spectera SEK adalah bidirectional bodypack yang mendukung mikrofon dan headphone secara sekaligus. Koneksi nirkabel ke/dari Sennheiser Spectera Base Station adalah dengan Sennheiser Spectera SEK. Adapun mikrofon dan headphone dihubungkan dengan kabel ke Sennheiser Spectera SEK. Merupakan transceiver, di Indonesia, Sennheiser Spectera SEK adalah varian yang beroperasi pada UHF yang sejalan dengan Sennheiser Spectera Base Station.
“Dengan semua ini… 64 kanal dalam 1U, apa artinya bagi kita? Terima [harapkan] lebih sedikit peralatan. Sebenarnya, ada banyak kisah di baliknya karena kita tahu betapa merepotkannya saat kru kita memasang suatu sistem. Kita berbicara mengenai 32 kanal, mikrofon, 32 kanal, IEM, itu sangat merepotkan. Namun sekarang, kita bisa membuatnya lebih cepat, lebih mudah,” kata Kenan Phang (Director, Technical Application Engineering APAC, Sennheiser).
“Dengan cara tradisional, kita memiliki begitu banyak peralatan, begitu banyak antena, begitu banyak bodypack, karena mereka bekerja secara individual. Satu set sistem sebagai mikrofon nirkabel, satu set sebagai IEM, kita memiliki semua antena ini secara terpisah. Namun kini, Anda bisa menikmati semuanya dalam satu paket, dua dalam satu, sebagai satu sistem,” tambahnya.

Sennheiser juga mengedepankan peranti lunak pada Spectera. Sennheiser mengutarakan SoundBase mendukung pengelolaan sistem secara lebih menyeluruh. Sennheiser mengatakan SoundBase menyediakan kontrol dan pemantauan untuk volume serta pengaturan headphone, termasuk status frekuensi radio dan baterai. Selain itu, Sennheiser menyebutkan Spectera WebUI menyediakan antarmuka untuk melakukan konfigurasi dan sistem pemantauan. Sennheiser menegaskan kombinasi peranti keras dan peranti lunak Spectera memungkinkan tim audio mengelola mikrofon, headphone, serta parameter sistem secara lebih terintegrasi.
Melengkapi ekosistem, Sennheiser mengumumkan kehadiran Spectera SKM yang adalah handheld transmitter baru. Sennheiser mengatakan Spectera SKM mendukung aneka kapsul mikrofon Sennheiser dan Neumann. Dengan kapsul mikrofon, suatu Sennheiser Spectera SKM bisa membentuk sebuah mikrofon nirkabel yang terkoneksi secara nirkabel dengan Sennheiser Spectera Base Station tanpa via Sennheiser Spectera SEK. Sennheiser Spectera SKM akan nulai dikirimkan ke Indonesia pada kuartal keempat tahun ini, sewajarnya varian yang beroperasi pada UHF yang sejalan dengan Sennheiser Spectera Base Station.
Pada kesempatan yang sama, Sennheiser turut mendemonstrasikan Spectera dalam melakukan aksinya memanfaatkan pertunjukan musik secara langsung. Sennheiser mendemonstrasikan sejumlah teknologi Spectera. Demonstrasi yang dilakukan pun berjalan mulus yang menunjukkan Sennheiser Spectera, setidaknya pada kesempatan yang dimaksud, bekerja dengan baik.
