Menikmati Piala Dunia dengan Aman: Tip Unit 42 dari Palo Alto Networks

Unit 42 dari Palo Alto Networks baru saja menyampaikan via rilis telah melakukan riset yang menemukan Piala Dunia FIFA 2026 (2026 FIFA World Cup) sebagai ajang hiburan global dengan permukaan serangan (attack surface) terbesar dalam sejarah. Dengan 16 kota menjadi tuan rumah yang tersebar di tiga negara serta miliaran penggemar di dunia, turnamen ini menjadi target yang sangat menarik bagi para penjahat siber dan hacktivist. Unit 42 dari Palo Alto Networks pun membagikan tip agar masyarakat bisa menikmatinya dengan aman.

Unit 42 dari Palo Alto Networks memperkirakan para cyber threat actor akan menargetkan berbagai merek terpercaya, layanan yang berinteraksi langsung dengan para penggemar, infrastruktur penyelenggaraan acara, serta ekosistem keamanan yang lebih luas. Terdapat tiga kategori serangan siber yang diperkirakan Unit 42 dari Palo Alto Networks akan muncul, yakni gangguan operasional, keuntungan finansial, dan disinformasi.

  • Gangguan operasional. Unit 42 dari Palo Alto Networks menjelaskan serangan-serangan siber pada kategori ini adalah aneka serangan siber yang dirancang untuk mengganggu operasional, menurunkan kualitas layanan, maupun menciptakan kebingungan terkait infrastruktur penting penyelenggaraan acara. Bentuk serangan-serangan siber tersebut seperti serangan DDoS (distributed denial-of-service), perubahan tampilan situs web (website defacement), serangan terhadap penyedia layanan, serta upaya mendisrupsi sistem digital yang digunakan oleh para penggemar, venue, dan penyelenggara acara.
  • Keuntungan finansial. Unit 42 dari Palo Alto Networks menyebutkan kategori ini merujuk pada serangan-serangan siber yang bertujuan untuk memberikan keuntungan finansial kepada para pelaku serangan siber. Unit 42 dari Palo Alto Networks meyakini kategori keuntungan finansial memiliki volume dan probabilitas tertinggi. Serangan-serangan siber pada kategori keuntungan finansial mencakup serangan ransomware yang menargetkan sistem reservasi dan POS (point of sale), serta berbagai bentuk penipuan canggih yang bisa mengecoh para penggemar.
  • Disinformasi. Unit 42 dari Palo Alto Networks mengatakan serangan-serangan siber pada kategori disinformasi adalah serangan-serangan siber yang bertujuan menciptakan ketidakstabilan dan rasa takut di masyarakat. Hal tersebut sering kali dilakukan melalui propaganda dan narasi untuk memicu kecemasan masyarakat.

Menikmati dengan Aman

Bagi masyarakat Indonesia, termasuk para penggemar, yang ingin menikmati Piala Dunia FIFA 2026; Unit 42 dari Palo Alto Networks membagikan tip keamanan siber untuk menikmati Piala Dunia tersebut dengan aman di tengah-tengah permukaan serangan terbesar dan tiga kategori serangan siber yang dimaksud. Berikut ini adalah tip keamanan siber Unit 42 dari Palo Alto Networks, seperti yang disampaikan pada rilis.

  • Menonton pertandingan hanya pada platform resmi yang berlisensi dari FIFA. Menonton pertandingan hanya pada platform streaming resmi yang mendapatkan lisensi resmi dari FIFA. Menghindari menonton pada kanal maupun situs web yang menawarkan siaran gratis secara ilegal. Menghindari pula melakukan pembelian melalui aplikasi di luar toko resmi, aplikasi yang tidak tepercaya, maupun aplikasi pembayaran antarindividu. Memanfaatkan fitur perlindungan transaksi jika memungkinkan.
  • Memverifikasi akomodasi sebelum melakukan pembayaran. Selalu menganggap permintaan untuk mengirimkan dana di luar platform resmi atau pembayaran menggunakan mata uang kripto sebagai suatu tanda bahaya (red flag). Memastikan keaslian properti dengan membandingkan foto pada daftar akomodasi dengan tampilan di lokasi melalui layanan peta seperti Street View pada Google Maps.
  • Mewaspadai kode QR yang tersedia pada acara nonton bareng. Perlakukan setiap kode QR yang tersedia di tempat umum, termasuk tempat nonton bareng, dengan sikap skeptis. Pasalnya, kode QR tersebut bisa mengarahkan ke situs phishing maupun upaya pencurian data.
  • Menggunakan VPN atau jaringan seluler saat bepergian. Memanfaatkan layanan VPN yang tepercaya, apalagi ketika mengakses akun maupun melakukan aktivitas penting, bila saat bepergian terpaksa menggunakan jaringan Wi-Fi publik. Menonaktifkan fitur koneksi otomatis ke Wi-Fi dan menghapus jaringan yang sudah tidak digunakan. Memanfaatkan jaringan seluler untuk terkoneksi ke internet alih-alih Wi-Fi publik jika memungkinkan.
  • Memastikan perangkat dan aplikasi selalu diperbarui. Segera melakukan pembaruan peranti lunak pada smartphone jika belum melaksanakannya. Menghindari mengunduh file APK dari sumber yang tidak resmi dan memastikan setiap aplikasi terkait Piala Dunia yang ingin dipakai telah tercantum dalam daftar aplikasi resmi yang dipublikasikan oleh FIFA. Memanfaatkan pula versi aplikasi terbaru.