Hal ini terjadi karena agen pada dasarnya berbeda dari peranti lunak tradisional. Agen bersifat probabilistik, bukan deterministik. Agen tidak akan selalu berperilaku dengan cara yang sama setiap saat. Mereka akan menghadapi situasi yang tidak terduga dan menggunakan penalaran untuk menghasilkan hasil yang terkadang tidak terduga pula.
Dalam kondisi seperti ini, sering kali tidak ada bug yang perlu diperbaiki. Yang diperlukan adalah mengamati, mengevaluasi, dan menyempurnakan perilaku agen. Untuk memberikan tingkat kendali tersebut, kami membangun serangkaian perkakas yang sepenuhnya baru yang mencakup setiap tahap dalam siklus hidup agen.
Sebelum peluncuran, Testing Center membantu mengidentifikasi celah logika, pelanggaran kebijakan, serta output yang tidak konsisten sebelum mencapai pengguna. Custom Scoring Evals punya peran lebih jauh. Alih-alih hanya memberi tahu apakah suatu proses berhasil dijalankan, perkakas ini menilai apakah agen telah mengambil keputusan yang tepat.
Anda pun dapat mendefinisikan sendiri seperti apa keputusan yang baik sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda. Sebagai contoh, Anda perlu agen layanan pelanggan yang menolak permintaan pengembalian dana yang tidak sesuai kebijakan sambil menjelaskan alternatif yang tersedia secara jelas. Setiap respons kemudian dievaluasi berdasarkan standar tersebut, bukan sekadar berdasarkan apakah tindakan tersebut berhasil dieksekusi.
Kemudian, Agent Script memberi Anda kendali terhadap agen, bahkan sebelum agen tersebut menjalani pengujian. Anda dapat menentukan secara tepat bagian mana dari perilaku agen yang harus mengikuti logika bisnis yang eksplisit dan bagian mana yang dapat menggunakan penalarannya secara lebih bebas.
Setelah peluncuran, Observability dan Session Tracing tidak hanya menunjukkan apa yang terjadi, tetapi juga mengapa hal tersebut terjadi. Ketika perilaku agen mulai menyimpang, Anda dapat menemukan penyebabnya dalam hitungan jam, bukan minggu. A/B Testing memungkinkan Anda menjalankan beberapa versi agen secara bersamaan pada lalu lintas nyata, sehingga keputusan mengenai versi mana yang layak dipromosikan ke lingkungan produksi dapat dibuat berdasarkan data.
Bagi perusahaan yang menjalankan agen di berbagai platform dan vendor, Agent Fabric yang baru menghadirkan semuanya ke dalam satu papan kendali yang terkelola, dengan orkestrasi deterministik serta tata kelola terpusat untuk agen, perkakas, dan LLM di seluruh lanskap AI perusahaan Anda.
Jika sebelumnya peluncuran merupakan garis akhir, maka di era agentic, peluncuran justru menjadi garis awal.
Kemampuan Agen Tergantung Kemampuan Platform yang Menjalankannya
Jika agen dapat memanggil API apa pun, dan model AI saat ini sudah sangat canggih, mengapa platform masih menjadi hal yang penting?
Sebab, kecerdasan sendiri hanyalah kemampuan melakukan inferensi. Agar dapat benar-benar menghasilkan tindakan nyata, kecerdasan tersebut membutuhkan konteks, alur kerja, kepercayaan, dan lapisan interaksi yang tepat.
Agen coding dan LLM terbaik yang ada saat ini memang sudah punya kemampuan luar biasa. Namun agen coding yang hanya terhubung ke basis data mentah tidak akan mengetahui bahwa seorang pelanggan memiliki kasus eskalasi yang belum terselesaikan, perpanjangan kontrak yang akan jatuh tempo dalam 30 hari, pelanggaran SLA dukungan, serta seorang penanggung jawab hubungan yang memiliki hubungan pribadi dengan CFO mereka.
Konteks tersebut membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk terkumpul. Dan konteks itu tersimpan di Salesforce. Kini, Data 360 menghadirkannya dalam bentuk API, perkakas MCP, maupun perintah CLI, sehingga agen coding Anda dapat mengaksesnya dari mana saja tanpa perlu berinteraksi dengan antarmuka pengguna. Inilah yang membedakan agen coding yang sekadar menulis kode dengan agen coding yang benar-benar memahami bisnis Anda.
Namun, konteks hanyalah salah satu bagiannya. Agen juga membutuhkan alur kerja. Mereka membutuhkan rantai persetujuan, aturan bisnis, dan logika untuk menangani berbagai skenario khusus yang mungkin telah dibangun bertahun-tahun lalu dan masih menjadi bagian penting dari operasional perusahaan hingga saat ini. Ketika agen beroperasi di dalam Salesforce, agen tersebut secara otomatis memanfaatkan seluruh fondasi tersebut. Agen tidak perlu menemukannya kembali atau membuat pendekatan perkiraan terhadapnya. Agen bekerja di dalam kerangka yang sudah ada.
Kemudian ada unsur kepercayaan: izin akses, aturan berbagi data, dan kontrol kepatuhan yang telah disetujui oleh tim TI dan keamanan Anda. Di sebagian besar platform, lapisan kepercayaan ini harus dibangun ulang setiap kali Anda menerapkan sesuatu yang baru. Di Salesforce, lapisan tersebut sudah tersedia. Kerangka pengamanan yang menjadi sandaran organisasi Anda adalah kerangka pengamanan yang sama yang digunakan oleh agen Anda dalam beroperasi.
Sebagian besar vendor hanya mampu menyediakan satu lapisan, beberapa mampu menyediakan dua lapisan. Hanya Salesforce yang menghadirkan keempat lapisan tersebut secara terpadu, terintegrasi, dan telah berjalan di dalam lingkungan perusahaan Anda.
| Lapisan | Produk | Fungsi |
| Sistem Konteks | Data 360 | Semua data bisnis tepercaya Anda, terintegrasi, real-time, dan siap untuk ditindaklanjuti oleh agen |
| Sistem Pekerjaan | Customer 360 | Pengalaman puluhan tahun dalam logika bisnis dan alur kerja di bidang penjualan, layanan, serta fungsi lainnya, kini diorkestrasi oleh agen |
| Sistem Agen | Agentforce | Membangun, mengeksekusi, dan mengelola agen secara massal di seluruh saluran |
| Sistem Keterlibatan | Slack | Tempat manusia dan agen bekerja sama untuk menyelesaikan tugas |
Pengembang aplikasi tak perlu memulai dari nol. Mereka dapat membangun di atas infrastruktur yang sudah berjalan di dalam perusahaan, dengan data, alur kerja, izin akses, serta lapisan keterlibatan yang telah tersedia secara lengkap. Hanya Salesforce yang mampu menghadirkan semua itu.
Satu Lokapasar untuk Semua Perkakas yang Dibutuhkan Agen Anda
Di AgentExchange, tersedia 10.000 aplikasi Salesforce, lebih dari 2.600 aplikasi Slack, dan lebih dari 1.000 agen, perkakas, serta server MCP Agentforce yang ditawarkan oleh mitra Salesforce termasuk Google, Docusign, dan Notion. Semua ini dapat dengan mudah ditemukan melalui fitur pencarian yang dipandu oleh AI, untuk kemudian diaktifkan dengan hanya satu klik.
Setelah bergabung di AgentExchange, Notion sukses memangkas siklus penjualannya dari rata-rata 4 bulan menjadi hanya 3 pekan. Docusign juga melaporkan telah memproses lebih dari 200 penawaran pribadi pada kuartal keempat tahun 2025 dengan waktu penyelesaian lebih cepat 60%. Sementara itu, MeshMesh berhasil menuntaskan kesepakatan dengan pelanggan Fortune 500 pertamanya hanya 6 pekan setelah bergabung di AgentExchange.
Selain itu, pendanaan Builders Fund terbaru senilai $50 juta menyediakan dukungan investasi, dukungan teknik, dan jalur pemasaran bagi para Agentblazers yang siap untuk berkembang.
Bangun aplikasi sesuai keinginan Anda. Luncurkan di mana pun pengguna Anda berada.
Selamat datang di Salesforce Headless 360.
