Komdigi Resmikan GSIH dan Ericsson Hadirkan 5GIC untuk Dorong Solusi Digital

Ericsson Indonesia baru-baru ini menyampaikan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia telah meresmikan GSIH (Garuda Spark Innovation Hub) BSD City dan Ericsson menghadirkan 5GIC (5G Innovation Center) di GSIH BSD City tersebut. Ericsson menyebutkan 5GIC di GSIH BSD City memperkuat kolaborasi dalam mendorong inovasi dan pengembangan solusi digital Indonesia. Disampaikan melalui rilis, Ericsson, Kementerian Komdigi, dan mitra-mitra lain juga menandatangani LoI (letter of intent) sebagai bagian dari upaya untuk mempercepat pengembangan ekosistem digital nasional.

Kementerian Komdigi mengungkapkan GSIH merupakan ruang kerja bersama untuk mempertemukan berbagai elemen ekosistem digital dan memastikan potensi digital Indonesia bisa berkembang. Terdapat sepuluh kota mitra GSIH di tanah air untuk memastikan perkembangan yang lebih merata. Ericsson pun menegaskan GSIH sebagai wujud nyata kolaborasi dari elemen-elemen tersebut.

“Keberhasilan GSIH tidak cukup diukur dari jumlah kegiatan atau kolaborasi, tetapi dari output yang dihasilkan dan dampaknya bagi masyarakat. Dari BSD dan sepuluh kota mitra, kita ingin memastikan inovasi dan talenta digital dapat tumbuh di berbagai daerah, sehingga konektivitas dapat diterjemahkan menjadi pertumbuhan dan pada akhirnya memperkuat kedaulatan digital Indonesia,” kata Meutya Hafid (Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia).

“Garuda Spark Innovation Hub merupakan wujud nyata kolaborasi antara pemerintah, industri, akademisi dan talenta, startup/komunitas, serta mitra ekosistem untuk mengembangkan solusi digital yang aplikatif,” sebut Nora Wahby (President Director Ericsson Indonesia).

Sementara itu, Ericsson menjelaskan 5GIC sebagai kelanjutan dari platform inovasi Ericsson dan menjadi pusat open innovation untuk teknologi 5G, AI (artificial intelligence), dan Industry 4.0. Ericsson mengeklaim 5GIC mempertemukan pemerintah, industri, akademisi, talenta, startup, dan para mitra ekosistem untuk mengembangkan dan menerapkan berbagai solusi digital bagi aneka tantangan industri di tanah air memanfaatkan teknologi-teknologi tersebut.

Ericsson menambahkan 5GIC juga menampilkan solusi digital dari Ericsson Hackathon 2025 dan sejumlah mitra ekosistem, termasuk MINERVA, pemenang hackathon yang dimaksud. MINERVA merupakan platform industrial intelligence berbasis AI yang dikembangkan oleh Future of Tech. MINERVA mengubah data operasional menjadi berbagai actionable insight.

“Melalui Ericsson 5G Innovation Center yang menjadi bagian dari GSIH, kami ingin menghadirkan ruang kolaborasi terbuka untuk mengembangkan, menguji, dan memvalidasi solusi berbasis 5G, AI, dan Industry 4.0. Kami ingin membawa ide, termasuk yang lahir dari hackathon dan kolaborasi ekosistem, dari tahap prototipe menjadi use case yang teruji, pilot, hingga solusi yang siap dikembangkan dan diterapkan lebih luas,” pungkas Nora.