ZTE dan MoraRepublic Teken MoU Pengembangan Layanan FWA dan FTTH

ZTE Indonesia dan Ekamas Mora Republik (MoraRepublic) meneken nota kesepahaman (memorandum of understanding—MoU) untuk menjajaki kerja sama dalam mengembangkan dan memperluas layanan FWA (fixed wireless access) dan FTTH (fiber-to-the-home) di Indonesia. Penandatanganan dilakukan di ajang MWC Shanghai 2026 pada 6 Juli 2026, sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan konektivitas pita lebar di tanah air.

Disampaikan melalui rilis, kerja sama ini membentuk kerangka kolaborasi strategis antara kedua perusahaan untuk meningkatkan cakupan jaringan, kapasitas jaringan, kualitas layanan, dan pengalaman pelanggan, baik segmen residensial maupun korporasi, di seluruh wilayah Indonesia. Kolaborasi ini mendukung strategi pertumbuhan layanan pita lebar jangka panjang MoraRepublic dengan memanfaatkan keahlian global ZTE di bidang FWA dan FTTH.

“Kami menyambut baik kemitraan dengan MoraRepublic dalam mendukung ekspansi broadband nasional. ZTE membawa pengalaman dari implementasi FWA dan FTTH berskala besar di berbagai pasar internasional, yang didukung oleh metodologi implementasi yang telah terbukti dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan teknis, operasional, serta kondisi lingkungan pada setiap proyek,” sebut Liu Sen (President Director ZTE Indonesia).

“Dengan menggabungkan kekuatan infrastruktur dan kemampuan eksekusi lokal MoraRepublic, kami bertujuan meningkatkan akses broadband dan kualitas layanan bagi pelanggan residensial maupun korporasi, sekaligus menghadirkan pendekatan implementasi yang praktis, mudah dikembangkan sesuai kebutuhan, dan berkelanjutan dalam jangka panjang,” tambahnya.

Dalam kemitraan ini, ZTE dan MoraRepublic akan bersama-sama mengembangkan jaringan FWA, mendorong evolusi jaringan FTTH, serta meningkatkan kualitas layanan melalui operasional jaringan berbasis AI (artificial intelligence). ZTE dan MoraRepublic juga akan menjajaki arsitektur jaringan end-to-end berbasis AI untuk mendukung operasi lebih cerdas, optimasi, jaminan kualitas layanan, dan pengembangan layanan pita lebar. Selain itu, kolaborasi mencakup kegiatan PoC (proof-of-concept), program inovasi bersama, serta inisiatif berbagi pengetahuan teknis.

“Kemitraan antara MoraRepublic dan ZTE lebih dari sekadar inisiatif implementasi teknologi, ini merupakan langkah strategis untuk mendukung transisi Indonesia menuju ekonomi digital yang lebih inklusif. Seiring kami terus mengintegrasikan dan mengembangkan kekuatan gabungan Moratelindo dan MyRepublic, fokus kami adalah membangun fondasi broadband yang lebih kuat dan efisien guna memenuhi permintaan konektivitas berkualitas dan berkecepatan tinggi yang terus meningkat secara berkelanjutan,” kata Yopie Widjaja (CFO MoraRepublic).

“Melalui kolaborasi ini, kami mengembangkan jaringan broadband dengan pendekatan yang lebih cerdas agar layanan menjadi lebih andal, kinerja jaringan semakin optimal, dan pelanggan dapat menikmati pengalaman digital yang lebih baik. Kami memandang kolaborasi ini sebagai langkah penting dalam membangun ekosistem infrastruktur digital yang lebih fleksibel untuk mendukung inovasi, pertumbuhan bisnis, dan inklusi digital yang lebih luas di seluruh Indonesia,” tutupnya.