ABB Kenalkan Automation Extended, Modernisasi DCS tanpa Ganggu Operasi

ABB akhir bulan lalu mengenalkan via rilis program Automation Extended di Indonesia. ABB menjelaskan Automation Extended sebagai sebuah evolusi strategis dari sistem kontrol terdistribusi (distributed control system—DCS) yang dirancang untuk membantu industri melakukan modernisasi tanpa disrupsi ataupun tanpa gangguan. Automation Extended membolehkan organisasi di tanah air meningkatkan kapabilitas sistem ABB tanpa menggangu operasi.

ABB menyebutkan Automation Extended memaparkan bagaimana kapabilitas otomatisasi baru dapat diperkenalkan secara bertahap—dengan mempertahankan integritas sistem sambil menghadirkan fleksibilitas, skalabilitas, dan efisiensi yang dibutuhkan untuk memasuki era baru operasional industri. ABB menegaskan Automation Extended dirancang untuk menjawab tantangan operasional industri saat ini. ABB mengatakan operasional industri saat ini dihadapkan pada pasar yang volatil, ancaman keamanan siber, tekanan regulasi, serta dinamika tenaga kerja yang berubah dengan cepat.

Automation Extended diklaim menghadirkan inovasi yang tepat dan cepat tanpa mengganggu produksi, mendukung analisis dan integrasi IoT (internet of things), sekaligus menyederhanakan sistem operasional agar mudah dikendalikan. Operator tetap dapat mengandalkan sistem ABB yang telah teruji; seperti ABB Ability System 800xA, ABB Ability Symphony Plus, dan ABB Freelance; sambil secara bertahap mengadopsi teknologi baru tanpa mengganggu operasi. Pendekatan ini ditekankan menghadirkan jalur modernisasi yang terstruktur dan minim risiko, menjaga kesinambungan operasi sekaligus membuka ruang bagi inovasi.

“Di berbagai industri yang kami layani—yang banyak di antaranya mengoperasikan infrastruktur berskala besar dan kompleks dalam penyediaan sumber daya yang penting—pelaku industri yang kami dukung mengandalkan modernisasi yang tidak mengganggu operasi,” kata Peter Terwiesch (President, ABB Automation business area). “Automation Extended menghadirkan hal tersebut: membawa kapabilitas yang siap untuk masa depan ke dalam sistem yang telah mereka kenal dan percaya, dengan keamanan dan interoperabilitas sebagai fondasi utama.”

Di Indonesia, ABB memastikan Automation Extended menghadirkan pendekatan modernisasi sistem yang terstruktur bagi pelaku industri di berbagai sektor sehingga perusahaan dapat bertransformasi sesuai ritme dan kesiapan masing-masing tanpa risiko gangguan operasional. ABB menambahkan Automation Extended menghadirkan peningkatkan kinerja yang langsung terasa yang mendorong operasi menjadi lebih efisien, lebih bersih dan lebih cerdas; serta menghadirkan kepercayaan jangka panjang melalui jalur transformasi yang terarah menuju operasi yang makin otonom, guna mendukung pencapaian tujuan bisnis.

Program Automation Extended dijelaskan lebih lanjut oleh ABB diimplementasikan melalui lingkungan yang modern, terbuka, dan modular yang dirancang untuk mendukung interoperabilitas, scalability, serta integrasi yang mulus di berbagai sektor industri. Berlandaskan prinsip separation of concerns, ekosistem otomatisasi ini mencakup dua lingkungan yang terpisah, tetapi saling terhubung secara aman, yaitu:

  • Kontrol lingkungan, sebuah domain berbasis peranti lunak yang dirancang untuk menjamin kontrol proses kritis berjalan secara stabil, presisi, dan dapat diprediksi.
  • Lingkungan digital, terintegrasi secara aman dengan lapisan sistem kontrol, memungkinkan penerapan aplikasi tingkat lanjut, edge intelligence, serta sistem analitik secara real-time. Lingkungan ini memanfaatkan AI (artificial intelligence) dan ML (machine learning) guna mendukung pengambilan keputusan tanpa mengganggu struktur kontrol yang telah terbukti.

ABB menambahkan pendekatan layanan otomatisasi yang terpadu, menyeluruh, dan terintegrasi diterapkan untuk pengelolaan serta pemeliharaan berbagai lingkungan teknologi tersebut. Hal ini guna memastikan manajemen siklus hidup ekosistem dan optimalisasi berjalan secara efektif.

Dengan mengintegrasikan teknologi baru seperti OPC UA (Open Platform Communications Unified Architecture) sebagai sarana komunikasi utma, serta arsitektur cloud-native untuk mengelola kedua lingkungan, ekosistem ini memungkinkan berbagai peningkatan kapabilitas. Peningkatan ini seperti kemampuan mendeteksi dan mengoreksi adanya anomali dalam proses secara proaktif, mengoptimalkan strategi pemeliharaan melalui pemantauan kondisi aset kritis secara berkelanjutan, serta meningkatkan praktik rekayasa melalui pendekatan modular yang efisien dan siap diterapkan di berbagai platform perangkat keras.

Automation Extended dapat diakses melalui pembaruan versi berikutnya dari sistem otomatisasi proses ABB Ability System 800xA, ABB Ability Symphony Plus, serta ABB Freelance.