Jelang Liburan, VFS Global Tegaskan Permohonan Visa Melaluinya Aman

VFS Global belum lama di Jakarta menegaskan bahwa permohonan visa melaluinya adalah aman. VFS Global menyebutkan hal ini antara lain berkat dirinya memiliki keamanan siber yang baik. VFS Global mengeklaim memiliki sejumlah sertifikasi dari TÜV SÜD perihal keamanan siber. Menjelang masa liburan mendatang, masyarakat Indonesia bisa mengajukan permohonan visa berbagai negara di dunia melalui VFS Global tanpa khawatir akan keamanan siber.

Sekadar informasi, VFS Global menjelaskan dirinya sebagai spesialis layanan alih daya dan teknologi terkemuka di dunia. VFS Global antara lain menyediakan layanan alih daya untuk administrasi visa bagi para pemerintah di dunia. Namun, VFS Global memastikan bahwa keputusan sebuah permohonan visa suatu negara disetujui atau tidak, adalah keputusan lembaga pemerintah negara yang mengurusi visa bersangkutan bukan VFS Global.

“Perlindungan data dan keamanan informasi merupakan suatu prioritas utama. Mereka adalah fungsi-fungsi bisnis yang sangat penting pada VFS Global. Kami sepenuhnya menyadari sensitivitas dan privasi setiap informasi pribadi para pengguna layanan kami dan adalah komitmen kami untuk melindungi hal tersebut,” sebut Simon Peachey (Chief Operating Officer–Australasia, China, and RCIS, VFS Global).

“Selama bertahun-tahun, kami telah berinvestasi secara besaran-besaran, sumber daya yang signifikan, dalam membangun aneka fungsi dan kemampuan ini dengan berbagai sistem dan kontrol yang sangat tangguh. Kami sangat berkomitmen untuk mempertahankan tingkat keamanan siber dan data tertinggi di seluruh operasi kami. Dan yang paling penting, keamanan data sepenuhnya terintegrasi dalam desain semua proses dan teknologi kami,” tambahnya.

Adapun beberapa sertifikasi dari TÜV SÜD perihal keamanan siber, VFS Global mengeklaim antara lain memiliki ISO/IEC 27001:2022 serta ISO/IEC 27018:2019 dan ISO/IEC 27701:2019. ISO/IEC 27001adalah standar untuk ISMS (information security management systems), ISO/IEC 27018 adalah dokumen untuk melindungi PII (personally identifiable information) di public cloud, dan ISO/IEC 27701 adalah dokumen untuk PIMS (privacy information management system).

Selain itu, VFS Global mengatakan memenuhi peraturan privasi data di masing-masing negara tempatnya beroperasi. Begitu pula melatih secara reguler para karyawannya perihal perlindungan dan privasi data. VFS Global pun mengeklaim setelah suatu proses permohonan visa selesai, data pribadi sang pemohon segera dihapus.

Di Indonesia sendiri, VFS Global menyebutkan telah melayani 24 lembaga pemerintah luar negeri, yakni dari Austria, Bulgaria, Kanada, Kroasia, Republik Ceko, Denmark, Finlandia, Jerman, Hungaria, Italia, Jepang, Arab Saudi, Latvia, Malta, Selandia Baru, Norwegia, Portugal, Singapura, Swedia, Swiss, Belanda, Uni Emirat Arab, Inggris, dan Ukraina. VFS Global memiliki 45 pusat pengajuan permohonan visa di lima daerah. Kelima daerah ini adalah Bali, Jakarta, Makassar, Medan, dan Surabaya.

Praktik Terbaik Pengajuan Permohonan Visa

Pada kesempatan yang sama, VFS Global turut membagikan sejumlah praktik terbaik pengajuan permohonan visa. Terdapat lima praktik terbaik pengajuan permohonan visa yang dibagikan VFS Global. Berikut ini adalah kelima praktik terbaik pengajuan permohonan visa ala VFS Global tersebut.

  • Ajukan permohonan sesegera mungkin. Pemohon visa sebaiknya mengajukan permohonan visa sesegera mungkin setelah memesan tiket pesawat dan akomodasi. Sebagian besar negara menerima pengajuan permohonan visa hingga 180 hari sebelum tanggal keberangkatan pemohon.
  • Pastikan informasi sesuasi. Pemohon visa harus memastikan informasi pada formulir permohonan visa, seperti nama, nomor paspor, dan tanggal lahir adalah sesuai dengan dokumen resmi pemohon.
  • Pastikan format foto tepat. Pemohon visa perlu memastikan foto yang diberikan memiliki format yang tepat, sesuai dengan format foto yang ditetapkan untuk permohonan visa tersebut.
  • Pastikan kelengkapan dokumen. Pemohon visa perlu memastikan seluruh dokumen yang diperlukan untuk permohonan visa, sesuai dengan yang sudah ditetapkan untuk permohonan visa yang dimaksud, telah disertakan.
  • Pastikan rekening koran telah diautentikasi. Bagi sejumlah permohonan visa, pemohon visa harus memastikan rekening korannya sudah benar-benar diautentikasi sesuai ketetapan yang telah ditentukan untuk permohonan visa bersangkutan.