Inilah Sejumlah Pencapaian Ant International pada Tahun 2025

Ant International menyebutkan mendukung lebih dari 2 miliar transaksi digital lintas negara bagi para pedagang di aneka wilayah yang sedang berkembang tahun lalu. Ant International pun mengatakan turut mengembangkan rangkteknoloaian layanan keuangan dan perdagangan digital berbasis AI (artificial intelligence) yang lebih luas berdasarkan kebutuhan di masing-masing wilayah. Disampaikan beserta pencapaian lainnya belum lama via rilis, Ant International menegaskan dirinya mendorong pertumbuhan yang inklusif: berbagai jenis bisnis.

Ant International menambahkan fokusnya saat ini mencakup peningkatan akses terhadap layanan pembayaran, kredit, perbankan digital, dan ekonomi digital lintas negara yang tumbuh pesat tetapi masih terfragmentasi. Saat ini, Ant International telah melayani lebih dari 150 juta pedagang di seluruh dunia, dengan 90% di antaranya adalah usaha kecil dan menengah (UKM).

“Di pasar berkembang dengan pertumbuhan paling pesat di dunia, penerapan AI dan teknologi baru lainnya yang tepercaya, relevan dengan kebutuhan nyata, dan dapat diperluas skalanya mampu menciptakan peluang pertumbuhan baru bagi berbagai jenis bisnis, baik skala besar maupun UMKM,” kata Douglas Feagin (Presiden Ant International) sembari mengatakan pasar berkembang yang dimaksud di antaranya di wilayah Asia Tenggara, Asia Selatan, Timur Tengah, dan Amerika Latin.

“Sudah saatnya para inovator fintech mengubah akses sebagai pendorong pertumbuhan yang sesungguhnya. Kami akan terus memperluas penerapan pembayaran digital, pembiayaan, perdagangan, dan layanan lintas negara berbasis AI bagi para pelaku usaha dan komunitas, dengan biaya yang makin terjangkau, serta standar keamanan dan perlindungan yang makin kuat,” lanjutnya.

Berikut ini adalah beberapa pencapaian Ant International pada tahun 2025 lalu serta sejumlah rencana Ant International untuk tahun 2026 ini. Pencapaian-pencapaian dan rencana-rencana yang dimaksud adalah seperti yang dikutip dari rilis yang diterima.

Inklusi Digital Meningkatkan Pertumbuhan Berkali Lipat

Digitalisasi dan integrasi pembayaran sangat krusial bagi keberhasilan bisnis di pasar negara berkembang: 

  • Melalui Alipay+ dan Antom, pedagang daring dan pedagang luring bisa menerima berbagai jenis pembayaran melalui kode QR, seluler, dan kartu.
  • Ant International akan memperluas konektivitas ini ke Timur Tengah dan Amerika Latin.
  • Alipay+ juga akan memperkuat pengembangan dompet digital dan aplikasi super di lebih banyak pasar untuk mendukung pertumbuhan ekosistem pembayaran dan fintech lokal.

Akses terhadap layanan perbankan dan pembiayaan masih menjadi tantangan utama bagi UKM:

  • Bettr telah memperluas layanan kredit bagi lebih dari 30 juta pelaku UKM dan individu, serta mempercepat ekspansinya di kawasan Amerika Latin setelah melakukan investasi strategis di R2, perusahaan infrastruktur embedded lending terdepan di wilayah tersebut.

Mewujudkan Inovasi yang Efektif dan Tepercaya di Lapangan

Ant International mengeklaim berfokus pada pengembangan teknologi FinAI tepercaya. Pada tahun 2025, Ant International membuka akses model AI-nya, Falcon Time-Series Transformer (TST), yang sanggup membantu meningkatkan manajemen risiko valas (FX) AirAsia dan menurunkan biaya lindung nilai hingga 40%.

Ant International menyebutkan juga memprioritaskan dukungan terhadap adopsi AI dalam kegiatan perdagangan yang efektif, aman, dan terkontrol, agar para pedagang bisa meraih hasil yang terukur dan mudah diperluas skalanya.

  • Antom telah membantu klien menghemat waktu proses integrasi pembayaran hingga 95% melalui Antom Copilot, agen pembayaran inovatif berbasis AI. Layanan Antom Payment Orchestration (APO) memberi akses pembayaran dari ujung ke ujung hanya dengan sekali integrasi, dilengkapi smart routing untuk meningkatkan tingkat keberhasilan transaksi. Secara keseluruhan, para mitra Antom mencatat pertumbuhan hingga 75% di luar Tiongkok.
  • Dengan menggabungkan keahlian lokal dan pemanfaatan alat bantu AI yang adaptif, 2C2P di Asia Tenggara dan MultiSafePay di Eropa kini mendukung beragam pelaku usaha, mulai dari maskapai regional, pelaku O2O dan perdagangan eletronik, sampai UMKM lokal.
  • EPOS360 mengintegrasikan beragam alat bantu AI yang praktis dengan sistem POS, layanan pembayaran, perbankan, pembiayaan, serta operasional pengembangan bisnis untuk pelaku usaha kecil.
  • WorldFirst, dengan memperluas kapabilitas AI yang telah teruji dalam manajemen valuta asing (FX), pengendalian risiko, dan layanan pelanggan, telah berkembang menjadi layanan rekening digital global menyeluruh (360 derajat). Layanan ini menyediakan berbagai solusi pembayaran dan pengelolaan keuangan di lebih dari 200 pasar dan lebih dari 130 lokapasar elektronik.

Penerapan teknologi-teknologi AI ini pun bertumpu pada sistem keamanan siber yang kuat. Ant International mengatakan model manajemen risiko 3-in-1 SHIELD-nya mengintegrasikan tiga jenis data, yakni grafis, sekuensial, dan tabel untuk melindungi mitra dan operasional bisnis. Model ini diklaim telah mencatat transaksi berisiko tinggi dengan tingkat akurasi hingga 95% dan meningkatkan tingkat keberhasilan pembayaran hingga 13,5%.