DSP Atasi Tantangan AI
Pentingnya peran DSP dalam data dan AI modern pun tercermin dari banyaknya pemimpin TI di tanah air yang menilai tantangan-tantangan utama dalam memberikan data terkini untuk AI; sekaligus tantangan-tantangan utama dalam mengakselerasi adopsi AI, termasuk agentic AI, di Indonesia: adalah kurangnya infrastruktur untuk memproses data real-time, kepemilikan data yang terfragmentasi, serta memastikan data lineage dan kualitas data. Selain itu, gap keahlian AI turut menjadi tantangan pula.
Confluent 2026 Data Streaming Report mengungkapkan 79% pemimpin TI menilai kurangnya infrastruktur untuk memproses data real-time menjadi tantangan, 78% pemimpin TI menilai kepemilikan data yang terfragmentasi adalah tantangan, dan 77% menilai memastikan data lineage dan kualitas data adalah tantangan. Sementara itu, 80% pemimpin TI menilai gap keahlian AI turut menjadi tantangan.
Sebagai DSP, Confluent menegaskan bisa membantu para perusahaan di tanah air mengatasi tantangan-tantangan tersebut, khususnya kurangnya infrastruktur untuk memproses data real-time, kepemilikan data yang terfragmentasi, serta memastikan data lineage dan kualitas data. Adapun gap keahlian AI antara lain bisa dengan pelatihan.
“Organisasi-organisasi di Indonesia tidak kekurangan ambisi dalam hal AI, namun penelitian kami menunjukkan bahwa mereka terhambat oleh infrastruktur data yang tidak pernah dirancang untuk sistem real-time dan otonom [agentic AI]. Para pemimpin TI di Indonesia lebih meyakini—dibandingkan hampir semua wilayah lain yang kami survei—bahwa data streaming dapat menutup kesenjangan ini, itulah sebabnya data streaming telah menggeser AI itu sendiri sebagai prioritas strategis utama di Indonesia,” sebut Rully.
Confluent 2026 Data Streaming Report juga mengemukakan berbagai temuan lain. Sejumlah temuan khusus Indonesia yang dikedepankan Confluent berupa 82% responden mengatakan DSP membantu mereka beroleh ROI (return on investment) sebesar 200% atau lebih; 74% responden mengatakan DSP digunakan pada sistem-sistem bisnis yang kritikal; 76% responden mengatakan DSP membolehkan data yang lebih tepercaya, kontekstual, dan discoverable; serta 91% responden percaya DSP adalah kunci untuk mencapai tujuan-tujuan bisnis yang data driven dengan 84% mengatakan DSP membantu menumbuhkan pendapatan.
Berdasarkan Confluent 2026 Data Streaming Report, Confluent menyampaikan pula tiga hal yang menjadi keyakinannya perihal AI. Pertama adalah infrastruktur data real-time akan menjadi hal yang tidak bisa ditawar. Kedua adalah AI akan mengakselerasi modernisasi sistem-sistem legacy. Ketiga adalah platform terpadu yang mengintegrasikan streaming, tata kelola, dan penyimpanan akan menjadi prioritas. Confluent tentunya menawarkan hal-hal tersebut.
“Jadi, semua ini, finding ini, menurut saya semakin memvalidasi positioning kami di Indonesia, dan bahwa keputusan kami untuk invest di Indonesia, untuk membesarkan tim kami di Indonesia, dan untuk terus melakukan hal-hal seperti ini … menjadi lebih penting lagi. Ya, ini validasi terhadap itu semua,” pungkas Rully.
