Meningkatnya minat masyarakat Indonesia terhadap olahraga lari mendorong pertumbuhan penjualan sepatu lari di kanal digital/daring. SIRCLO, penyedia solusi omnichannel commerce enabler, mencatat perubahan pola belanja ini dan menawarkan layanan pengelolaan e-commerce bagi merek olahraga untuk mengoptimalkan penjualan digital mereka. Hal tersebut disampaikan SIRCLO melalui rilis hari ini.
Berdasarkan laporan “Understanding Indonesia’s Sports Trends” yang dirilis Populix pada 2025, sebanyak 94% dari 1.030 responden generasi Z dan milenial mengaku rutin berolahraga setidaknya sekali dalam seminggu. Lari tercatat sebagai salah satu olahraga paling populer di kalangan responden tersebut.
Minat terhadap lari mulai tumbuh signifikan sejak masa pandemi COVID-19. Survei RunRepeat terhadap 3.961 pelari di 139 negara menunjukkan bahwa 28,76% responden pertama kali mengenal olahraga lari pada periode ini, ketika berbagai fasilitas olahraga mengalami pembatasan operasional.
Tren tersebut berlanjut pascapandemi dan tercermin dari meningkatnya jumlah penyelenggaraan ajang lari di Indonesia. Data Goodstats mencatat jumlah lomba lari meningkat dari sekitar 106 acara pada 2022 menjadi 556 acara pada 2025.
Pertumbuhan komunitas lari turut berdampak pada perilaku belanja di lokapasar, khususnya sepatu lari. Data TMO Group menunjukkan sepatu lari menjadi jenis sepatu olahraga yang paling banyak dibeli di Shopee pada 2025, dengan pangsa pasar mencapai 41,8%. Angka ini jauh melampaui sepatu sepak bola sebesar 15,1% dan sepatu futsal sebesar 11,5%.
Arnold Oscar Suandrea Chandra (Vice President of Account Management SIRCLO) menilai perubahan preferensi konsumen tersebut menuntut merek untuk lebih adaptif. “Tidak hanya menghadirkan produk yang relevan, brand juga perlu memahami bagaimana konsumen berinteraksi dengan berbagai kanal digital dan memastikan pengalaman berbelanja yang konsisten di setiap titik interaksi,” ujarnya.
ASICS Bertumbuh Signifikan
Salah satu merek yang merespons tren ini adalah ASICS, merek asal Jepang yang bergerak di segmen sepatu lari dan perlengkapan olahraga. Sejak 2021, ASICS bermitra dengan SIRCLO melalui layanan SIRCLO Commerce, yang mencakup pengelolaan akun, strategi pemasaran, analytics, produksi konten, layanan pelanggan, serta pergudangan dan pemenuhan pesanan.
Selain itu, ASICS memanfaatkan layanan SIRCLO StreamLab untuk aktivasi pemasaran digital, termasuk live commerce dan affiliate marketing. Sejumlah strategi diterapkan dalam kemitraan tersebut, antara lain menjaga ketersediaan stok, menghadirkan program promosi Buy More Save More, serta memperpanjang durasi sesi live streaming pada momen Double Day.
Hasilnya, ASICS diklaim mencatatkan pertumbuhan pesanan yang signifikan, sebanyak 14 kali lipat pada April 2026 dibandingkan periode yang sama pada 2022.
“Antusiasme masyarakat terhadap olahraga, terutama lari, menjadi momentum penting bagi ASICS untuk semakin dekat dengan konsumen di Indonesia,” kata Singgih Rahadi (E-Commerce Manager ASICS Indonesia). “Dengan dukungan SIRCLO, kami dapat memaksimalkan pengelolaan kanal digital, menjaga ketersediaan produk, serta menghadirkan pengalaman berbelanja yang lebih relevan bagi konsumen dengan gaya hidup aktif.”
Arnold menambahkan bahwa pertumbuhan kategori olahraga lari menunjukkan kategori ini masih menyimpan peluang besar bagi merek. Menurutnya, tantangan ke depan bukan sekadar menyediakan produk yang sesuai kebutuhan, melainkan juga memahami perjalanan konsumen di berbagai kanal digital. “Keahlian dalam membaca peluang sekaligus kesiapan operasional menjadi faktor penting agar brand dapat tetap kompetitif di tengah dinamika perilaku konsumen,” pungkasnya.
