AMD dan Nutanix baru-baru ini mengumumkan via rilis kolaborasi strategis multitahun untuk enterprise AI (artificial intelligence). Melaluinya, AMD dan Nutanix akan bersama-sama mengembangkan platform infrastruktur AI full-stack yang terbuka dan dirancang untuk mendukung aplikasi agentic AI di mana pun. Perjanjian ini diklaim selaras dengan komitmen keduanya terhadap ekosistem terbuka untuk AI. Hal ini ditegaskan memberikan pilihan kepada pelanggan serta solusi yang mudah diterapkan, siap produksi, berkinerja tinggi, dan efisien yang dioptimalkan untuk agentic AI di edge, dalam perusahaan, dan seluruh cloud.
Secara lebih spesifik, AMD dan Nutanix menyatakan kolaborasi strategis ini akan mengakselerasi adopsi platform agentic AI yang ditenagai Nutanix pada infrastruktur komputasi terakselerasi AMD untuk enterprise AI dan penyedia layanan. AMD dan Nutanix mengatakan kemitraan strategis keduanya menyelaraskan inovasi silikon, open runtime software, dan teknologi orkestrasi enterprise cloud untuk AI guna menghadirkan platform agentic AI yang scalable dan production-ready di seluruh pusat data serta lingkungan hibrida dan edge.
Dengan mengoptimalkan Nutanix Cloud Platform dan Nutanix Kubernetes Platform pada CPU AMD EPYC dan GPU AMD Instinct serta mengintegrasikan ekosistem peranti lunak AMD ROCm dan platform AMD Enterprise AI ke dalam solusi full-stack AI Nutanix, AMD dan Nutanix menegaskan mengembangkan solusi terbuka untuk platform agentic AI menggunakan infrastruktur berkinerja tinggi dan dukungan dari mitra OEM yang luas.
“Pelanggan enterprise membutuhkan kebebasan untuk menjalankan model dan beban kerja yang paling penting bagi bisnis mereka, tanpa kompromi,” ujar Dan McNamara (Senior Vice President and General Manager of Compute and Enterprise AI, AMD). “Melalui kemitraan kami dengan Nutanix, kami membangun platform AI full-stack yang scalable dan berakar pada keterbukaan, yang dirancang untuk memberi perusahaan dan penyedia layanan fleksibilitas untuk berinovasi, memperluas, dan mengembangkan penerapan AI di seluruh enterprise.”
“Kemitraan kami dengan AMD mencerminkan visi bersama untuk infrastruktur AI yang scalable dan production-ready,” sebut Tarkan Maner (President and Chief Commercial Officer, Nutanix). “Bersama-sama, kami menghadirkan platform full-stack yang terintegrasi yang dioptimalkan untuk inferensi dan aplikasi agentic di seluruh lingkungan hibrida untuk enterprise dan penyedia layanan.
Sebagai bagian dari perjanjian tersebut, AMD menambahkan akan melakukan investasi strategis sebesar US$150 juta dalam saham biasa Nutanix dengan harga pembelian US$36,26 per lembar, serta mendanai hingga US$100 juta bagi Nutanix untuk mendukung inisiatif rekayasa bersama dan kolaborasi pemasaran untuk mempercepat adopsi hasil kolaborasi strategis—AMD dan platform agentic AI yang ditenagai Nutanix—di mana pun. Investasi ekuitas ini diharapkan akan selesai pada kuartal kedua tahun 2026.
AMD pun memastikan inferensi AI kini sedang dalam proses menjadi fondasi bagi komputasi enterprise. Oleh karena itu, AMD menekankan infrastruktur harus memberikan kinerja, efisiensi, dan kesederhanaan operasional dalam skala besar. Platform dari kolaborasi AMD dan Nutanix ini akan dirancang untuk menyediakan akselerasi inferensi berkinerja tinggi yang ditenagai GPU AMD Instinct dan CPU AMD EPYC, komputasi berkepadatan core yang tinggi dan orkestrasinya dengan CPU AMD EPYC, serta manajemen siklus hidup terpadu melalui Nutanix Enterprise AI. Platform tersebut memungkinkan perusahaan untuk menerapkan model AI open-source dan komersial tanpa tumpukan AI yang terintegrasi secara vertikal.
Platform agentic AI pertama yang dikembangkan bersama AMD dan Nutanix, sesuai dengan kolaborasi AMD dan Nutanix yang diumumkan, diharapkan akan hadir di pasar mulai akhir tahun 2026. AMD dan Nutanix menegaskan target ketersediaan tersebut menggarisbawahi komitmen mereka terhadap eksekusi dan pengiriman yang cepat.
