Interoperabilitas dan Efisiensi Real-Time Payment (RTP) Menjadi Kunci Masa Depan Perdagangan
Interoperabilitas lintas negara di berbagai metode pembayaran menjadi penggerak penting bagi sektor perdagangan, pariwisata, dan pertumbuhan ekonomi. Saat ini, Alipay+ telah menghubungkan lebih dari 1,8 miliar akun pengguna dari 40 mitra pembayaran internasional dengan pedagang di lebih dari 100 pasar.
Ant International menyebutkan Alipay+ memiliki kemitraan publik-swasta pembayaran seluler lintas batas terbesar di dunia yang berkolaborasi dengan 11 jaringan kode QR nasional secara global. Melalui kolaborasi bersama Mastercard, mitra Alipay+ —AlipayHK, GCash, dan Kakao Pay, kini juga bisa memanfaatkan fitur tap-to-pay berbasis NFC di seluruh pedagang yang menerima Mastercard.
Ant International menambahkan platform Tech-nya mendukung transfer dana lintas negara yang sangat efisien, dengan memproses lebih dari US$600 miliar melalui blockchain, beroperasi 24 jam setiap hari, dan menyelesaikan lebih dari 95% transaksi pada hari yang sama. Selain itu, Ant International dan SWIFT baru-baru ini memelopori layanan pertama yang memungkinkan transfer dana langsung dari rekening bank ke dompet digital, yang membuka peluang bagi nasabah bank di seluruh dunia untuk mengirim dana secara langsung ke dompet digital.
Asia Tenggara Mendorong Keberhasilan Fintech Inklusif
Di Asia Tenggara, Ant International menjelaskan telah bekerja sama dengan mitra lokal selama lebih dari satu dekade. Sejumlah UMKM diklaim telah merasakan dampak terukur dari kolaborasi tersebut terhadap bisnisnya.
Pengembangan FinAI Regional:
- Alipay+ terus mendukung pengembangan platform seluler terbesar di kawasan ini, termasuk DANA (Indonesia), GCash (Filipina), TrueMoney (Thailand), dan TNG Digital (Malaysia). Upaya ini turut mengubah transaksi keuangan bagi ratusan juta konsumen dan pelaku usaha.
- Pada 2025, tiga aplikasi regional mulai mengembangkan aplikasi super berbasis AI dengan dukungan dari platform AI-as-a-Service milik Ant International, yakni GenAI Cockpit.
- Alipay+ Voyager sukses meluncur di enam aplikasi di seluruh Asia. Alipay+ Voyager adalah sebuah agen layanan perjalanan berbasis AI.
Interoperabilitas:
- Alipay+ menjalin kemitraan dengan lima jaringan pembayaran kode QR nasional di ASEAN. Di Singapura dan Malaysia, pengeluaran wisatawan masing-masing meningkat 2,7 kali dan 2 kali lipat melalui SGQR dan DuitNow QR, sehingga memberikan nilai ekonomi yang nyata bagi para pelaku UKM. Di Malaysia, para wisatawan telah menggunakan dompet digital atau aplikasi perbankan dari negara asal untuk melakukan pembayaran di lebih dari 360 ribu UMKM di seluruh negeri. Dengan begitu, UMKM bisa menikmati manfaat dari pertumbuhan sektor pariwisata.
- Aplikasi super di Asia Tenggara, seperti GCash, menjadi yang pertama di dunia yang memulai integrasi pembayaran mobile “wallet-to-card” (dari dompet ke kartu). Inisiatif ini terwujud berkat kemitraan NFC dari Alipay+ dengan Mastercard, yang bertujuan mengombinasikan jaringan pedagang dengan kode QR dan POS mereka.
Perdagangan dan Niaga:
- 2C2P, yang berada di bawah Antom, mencatat pertumbuhan volume transaksi sebesar 38% year-on-year (YoY) bagi para pedagang di Asia Tenggara. Pertumbuhan ini didorong oleh sektor perdagangan elektronik, maskapai penerbangan, online travel agent (OTA), dan ritel, serta ditandai dengan momentum besar di Thailand, Vietnam, Indonesia, dan Filipina.
- WorldFirst, yang baru hadir di Malaysia dan Thailand, mengalami pertumbuhan nilai transaksi hampir 40% pada tahun 2025, seiring makin banyaknya UKM di Asia Tenggara yang merambah ke perdagangan elektronik global.
Keuangan Inklusif:
- Bettr menyediakan solusi teknologi kredit untuk empat dompet digital terkemuka di Asia Tenggara, yang mendorong peningkatan basis pengguna sebesar 184%.
- ANEXT Bank di Singapura mencatat peningkatan volume transaksi lintas batas hingga enam kali lipat, dengan 69% nasabahnya adalah usaha mikro.
“Seiring meningkatnya ekonomi digital di seluruh wilayah Asia Tenggara dan pasar yang sedang berkembang lainnya, Ant International berkomitmen untuk memperluas akses dan mendorong kesejahteraan bersama. Kami bekerja sama dengan para mitra, pemerintah, dan pelaku usaha untuk mendorong pertumbuhan yang inklusif, berkelanjutan, dan terhubung dengan ekosistem global,” tutup Feagin.
